BANDUNG WETAN -- Peringati hari pers nasional di tahun 2015n Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama puluhan wartawan menggelar aksi pungut sampah di Taman Malabar.
"Wartawan ini kan warga Bandung. Sebagai kaitannya warga Bandung, tentunya bisa mendukung program pemerintah," ucap pria yang akrab disapa Emil ini di Taman Malabar, kemarin (10/2)
Pemkot Bandung di bawah kepemimpinan Ridwan, mengusung program Gerakan Pungut Sampah (GPS) yang rutin dilaksanakan setiap Senin, Rabu dan Jumat. GPS berlangsung selama 15 menit hingga 30 menit sebelum aktivitas sekolah dan bekerja.
Emil yang memegang sapu lidi langsung bergabung dengan wartawan untuk menyisir sampah di area taman yang dikelilingi pohon-pohon besar. Sejumlah kepala dinas, anggora DPRD Kota Bandung, personel TNI, Polri, petugas Satpol PP dan Damkar turut bergotong royong membersihkan sampah.
Lelaki lulusan barkeley itu, sempat menyemprot parit yang kondisinya nampak kotor dengan menggunakan selang air dari mobil pemadam kebakaran. Aksi kerja bakti ini membuat Taman Malabar yang semula banyak sampah dan kotor menjadi bersih.
Dalam kesempatan itu Emil menyebut pemerintah dan pekerja media massa merupakan mitra.
"Selamat Hari Pers Nasional. Kritisi kami dengan berbasis fakta dan objektif," kata dia.
Kegiatan gotong royong bersih bersih taman di sekitaran jalan Malabar tersebut juga diikuti oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Sanjaya serta didampingi beberapa SPKD Kota Bandung. Ridwan Kamil mengucapkan selamat Hari Pers Nasional,
“Atas nama Pemerintah Kota Bandung saya mengucapkan selamat hari pers nasional, mudah mudahan semua wartawan khususnya unsur media bisa membawa perubahan kepada Indonesia dengan melakukan kegiatan kemediaan secara professional dan menginspirasi,” ujarnya
Sesaat setelah melakukan penyapuan daun kering. Ia berharap dengan sikap profesionalme awak media dapat memberikan semangat kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa pemerintah sedang bergerak kearah optimis, tidak hanya menyajikan informasi saja tapi hadirnya berita-berita yang dapat mengispiratif.
Peran pers atau media merupakan salah satu bagian dari motor perubahan, sering dikatakannya pers atau media berperan terhadap 25% perubahan selain sisanya diperankan oleh pemerintah, pembisnis dan organisasi. Dengan kritis dan objektif dalam menyampaikan informasi kepada khalayak, jurnalis dan pemerintah dapat turut bersama-sama membangun bangsa.
"Saya punya harapan bahwa mudah-mudahan di Bandung, pers ini punya peran sosial lebih dari sekedar profesinya, mari kita bersinergi melakukan kegiatan rutin bulanan mungkin,” ajak Ridwan.
Dalam kesempatan itu Ridwan berjanji akan menfasilitasi aspirasi dari wartawan.
“Di Bandung Insya Allah ada taman wartawan, yang tidak lama lagi akan dibangun di tempat ini sehingga wartawan di Bandung mempunyai tempat nongkrong yang teduh, kenapa di taman biasanya orang lebih rileks secara psikologis dangan begitu interaksi lebih baik, karena jumlah wartawan Bandung juga banyak,” jelas dia.
Perwakilan wartawan, Denny M Wiriaatmaja, mengatakan kegiatan bebersih ini sebagai bentuk kepedulian pekerja media massa di Kota Bandung terhadap lingkungan.
"Kami ingin memberikan contoh kepada warga lainnya di Bandung untuk bisa peduli lingkungan," jelas dia. (Selfie M)
"Wartawan ini kan warga Bandung. Sebagai kaitannya warga Bandung, tentunya bisa mendukung program pemerintah," ucap pria yang akrab disapa Emil ini di Taman Malabar, kemarin (10/2)
Pemkot Bandung di bawah kepemimpinan Ridwan, mengusung program Gerakan Pungut Sampah (GPS) yang rutin dilaksanakan setiap Senin, Rabu dan Jumat. GPS berlangsung selama 15 menit hingga 30 menit sebelum aktivitas sekolah dan bekerja.
Emil yang memegang sapu lidi langsung bergabung dengan wartawan untuk menyisir sampah di area taman yang dikelilingi pohon-pohon besar. Sejumlah kepala dinas, anggora DPRD Kota Bandung, personel TNI, Polri, petugas Satpol PP dan Damkar turut bergotong royong membersihkan sampah.
Lelaki lulusan barkeley itu, sempat menyemprot parit yang kondisinya nampak kotor dengan menggunakan selang air dari mobil pemadam kebakaran. Aksi kerja bakti ini membuat Taman Malabar yang semula banyak sampah dan kotor menjadi bersih.
Dalam kesempatan itu Emil menyebut pemerintah dan pekerja media massa merupakan mitra.
"Selamat Hari Pers Nasional. Kritisi kami dengan berbasis fakta dan objektif," kata dia.
Kegiatan gotong royong bersih bersih taman di sekitaran jalan Malabar tersebut juga diikuti oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Sanjaya serta didampingi beberapa SPKD Kota Bandung. Ridwan Kamil mengucapkan selamat Hari Pers Nasional,
“Atas nama Pemerintah Kota Bandung saya mengucapkan selamat hari pers nasional, mudah mudahan semua wartawan khususnya unsur media bisa membawa perubahan kepada Indonesia dengan melakukan kegiatan kemediaan secara professional dan menginspirasi,” ujarnya
Sesaat setelah melakukan penyapuan daun kering. Ia berharap dengan sikap profesionalme awak media dapat memberikan semangat kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa pemerintah sedang bergerak kearah optimis, tidak hanya menyajikan informasi saja tapi hadirnya berita-berita yang dapat mengispiratif.
Peran pers atau media merupakan salah satu bagian dari motor perubahan, sering dikatakannya pers atau media berperan terhadap 25% perubahan selain sisanya diperankan oleh pemerintah, pembisnis dan organisasi. Dengan kritis dan objektif dalam menyampaikan informasi kepada khalayak, jurnalis dan pemerintah dapat turut bersama-sama membangun bangsa.
"Saya punya harapan bahwa mudah-mudahan di Bandung, pers ini punya peran sosial lebih dari sekedar profesinya, mari kita bersinergi melakukan kegiatan rutin bulanan mungkin,” ajak Ridwan.
Dalam kesempatan itu Ridwan berjanji akan menfasilitasi aspirasi dari wartawan.
“Di Bandung Insya Allah ada taman wartawan, yang tidak lama lagi akan dibangun di tempat ini sehingga wartawan di Bandung mempunyai tempat nongkrong yang teduh, kenapa di taman biasanya orang lebih rileks secara psikologis dangan begitu interaksi lebih baik, karena jumlah wartawan Bandung juga banyak,” jelas dia.
Perwakilan wartawan, Denny M Wiriaatmaja, mengatakan kegiatan bebersih ini sebagai bentuk kepedulian pekerja media massa di Kota Bandung terhadap lingkungan.
"Kami ingin memberikan contoh kepada warga lainnya di Bandung untuk bisa peduli lingkungan," jelas dia. (Selfie M)
0 komentar:
Posting Komentar