MENARI—Sejumlah penari dari Himpunan Seni Tari Universitas
Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi salah satu pengisi acara dalam Isola Menari
12 jam yang digelar di Gedung Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesia,
Kamis (04/12). Acara tersebut dimeriahkan oleh puluhan penari dari mahasiswa
UPI, komunitas tari dikota Bandung dan dari beberapa kota lainnya seperti
Surabaya dan Medan. (Rizal Fadillah S)
BANDOENG -- Himpunan Seni Tari Universitas Pendidikan
Indonesia bekerja sama dengan Kig Dance Comunity menggelar acara Isola Menari
12 jam di Gedung Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jalan
Setiabudi, Kota Bandung. Kamis (04/12). Acara ini dimeriahkan oleh mahasiswa
Seni Tari, komunitas tari yang ada di Kota Bandung dan beberapa penari dari
kota lain seperti Surabaya dan Medan.
Ini
merupakan tahun keempat pelaksanaan acara tersebut sebelumnya acara Isola
Menari 12 jam ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2010. Acara yang dimulai pukul
09.00 pagi tersebut menampilkan beberapa tarian tradisional seperti tari
jaipong, tari topeng, dan beberapa tarian dari daerah indonesia lainnya.
Tidak hanya mahasiswa yang ikut andil dalam acara ini beberapa dosen juga ikut berpartisipasi memeriahkan acara tersebut dengan ikut serta dalam beberapa tarian. Seperti
yang dikatakan M. Andriansyah selaku ketua pelaksana Isola Menari 12 Jam ini,
ia mengatakan acara ini sebagai wadah bagi para pecinta tarian tradisional
Indonesia yang saat ini mulai ditinggalkan, selain itu acara tersebut untuk
memperkenalkan jenis-jenis tarian kepada pengunjung dan mahasiswa UPI khusunya.
Tidak hanya mahasiswa yang ikut andil dalam acara ini beberapa dosen juga ikut berpartisipasi memeriahkan acara tersebut dengan ikut serta dalam beberapa tarian.
"Bisa
dibilang sekarang banyak tarian-tarian dari luar negeri yang menjamur di
Indonesia, dan tidak sedikit pemuda seperti kita ini lebih memilih tarian
modern yang datang dari luar dibanding tarian-tarian tradisional, mungkin
karena tarian tradisional kurang gaul dimata mereka,"ujarnya.
selain itu Ardiansyah menambahkan acara ini tidak bisa terselenggara tanpa bantuan beberapa pendukung yang sangat antusias dalam mensukseskannya.
"Saya dan teman-teman dari himpunan seni tari bekerja sama dengan Kig Dance Comunity ingin menumbuhkan kembali rasa cinta kepada tarian tradisional dan ingin membuktikan bahwa tarian tradisional tidak kalah hebat dengan tarian-tarian dari luar sana" tambahnya kepada BandoengNews. Kamis (04/12).
selain itu Ardiansyah menambahkan acara ini tidak bisa terselenggara tanpa bantuan beberapa pendukung yang sangat antusias dalam mensukseskannya.
"Saya dan teman-teman dari himpunan seni tari bekerja sama dengan Kig Dance Comunity ingin menumbuhkan kembali rasa cinta kepada tarian tradisional dan ingin membuktikan bahwa tarian tradisional tidak kalah hebat dengan tarian-tarian dari luar sana" tambahnya kepada BandoengNews. Kamis (04/12).
Selain
itu acara ini dimeriahkan dengan stand-stand makanan yang terletak diluar
gedung, sehingga menambah kemeriahan dalam acara tersebut, seperti yang
diungkapkan salah satu pengunjung, Tika (21), dirinya sangat senang bisa datang
keacara ini karena baginya acara Isola Menari 12 Jam ini merupakan acara yang
cukup menghibur dan ada unsur edukasinya bagi para pengunjung.
"Acara
Isola ini cukup meriah, selain menyajikan beberapa tarian tradisional Indonesia
ada beberapa stand makanan yang cukup enak-enak. Sehingga membantu para
pengunjung yang merasa lapar. Selain itu acara ini bagus untuk pemudi seperti
saya yang ingin mengenal jenis-jenis tarian yang tradisional Indonesia,"
Ungkapnya. (Rizal Fadillah S).
0 komentar:
Posting Komentar