Rubrik'

Jumat, 13 Februari 2015

Antapani dan Ujung Berung Mayoritas Gagal Cetak



ARCAMANIK – Kesalahan cetak pada fisik e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elaktronik) yang terjadi di banyak kawasan di Kota Bandung, ternyata didominasi oleh dua kecamatan di wilayah Bandung Timur.

Yaitu, Kecamatan Antapani dan Ujung Berung. Mengomentari hal tersebut, Camat Ujung Berung Taufik mengatakan, ada 14.000 keping e-KTP yang gagal cetak. Data yang tertulis di dalam kartu tidak sesuai dengan identitas si pemilik kartu.

’’Itu datanya banyak yang salah jadi kami kembalikan lagi,’’ jelas dia pada Bandung Ekspres melalui saluran teleponnya kemarin (8/2).

Data yang sudah disimpan selama satu tahun lalu itu, kata Taufik memang tidak ada kesalahan. Hanya saja ketika di masukan ke dalam data Kementerian Dalam Negri (Kemendagri), data tersebut banyak yang salah.

Hingga saat ini masyarakat di kawasan Ujing berung masing menggunakan KTP biasa, untuk mengurusi perihal birokrasi dan kepentingan lainnya.

’’Iya kita masih nunggu untuk ada e-KTP lagi, karena banyak warga yang belum punya,’’ kata dia.

Kondisi yang sama juga terjadi di Kecamatan Antapani Aca Herwansyah. Kesalahan cetak juga banyak terjadi di kawasan ini. Sekitar 10270 keping e-KTP tidak memuat data yang benar. Mulai dari alamat, jenis kelamin hingga foto yang terpasang pada e-KTP juga salah.

Hal tersebut dijelaskan Lurah Antapani, dirinya mengatakan untuk membuat pendekatan pada masyarakat dirinya perlu mensosialisasikan agar masyarakat tidak apatis pada kepentingan birokrasi.

’’Maski pembuatannya ada yang salah dan penyelesaiannya lama, tapi kita upayakan masyarakat, terus mengurusi kepentingan tersebut,’’ kata dia.

Hingga saat ini masih ada 13.700 masyaraakat yang belum memiliki e-KTP di Kecamatan Antapani.
Di sisi lain, Maret merupakan target percetakan dan persebaran e-KTP yang akan di fokuskan pada daerah Antapani dan Ujung Berung. Fokus utamanya untuk mendahulukan wilayah yang cetakannya masih salah.

Hal tersebut, dikatakan Sekertaris Dinas Kependuaukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Suheni. Penambahan 32. 000 keping sudah siap untuk dicetak pada Febuari ini. Program tersebut akan dikebut seiring dengan adanya program identifikasi lain yang akan dilakukan oleh Disdukcapil.

Dua kecamatan tersebut setidaknya membuat mubadzir 27.000 keping Ektp gagal cetak. Hal tersebut  yang membuat Disdukcapil memfokuskan pencetakan dan distribusi di kawasan tersebut.

Sebelumnya pihaknya sudah meminta kembali kepada pusat untuk pengadaan keping yang dianggap kurang. Namun, keping yang sudah ada saat ini akan digunakan terlebih dahulu. Percetakan E-ktp sendiri sudah dilakukan sejak pertengahan Desember 2014 kemarin.

Untuk penggunaannya sendiri, perempuan berhijab ini mengatakan, bila kepingan sudah ada akan diugunakan terlebih dahulu kepada yang benar-benar membutuhkan seperti pemilik pemula.

’’Karena kita kalo ada kesalahan kita gatau, karena kita hanya mendapat tembusan saja, yang buat itu langsung kelurahan kecamatan,’’ kata dia.

Pemerintah pusat sudah mengamanatkan Kabupaten/Kota bisa untuk mencetak E-Ktp atau Ktp Elektronik sendri. Namun, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung mengaku baru menerima sebanyak 5250 blanko atau keping KTP. (Selfie M)

About Syed Faizan Ali

Faizan is a 17 year old young guy who is blessed with the art of Blogging,He love to Blog day in and day out,He is a Website Designer and a Certified Graphics Designer.

0 komentar:

Posting Komentar

Pages