Rubrik'

Kamis, 21 Mei 2015

Bridal Hijab jadi Tren Gaun Pengantin 2015



Bridal hijab

Bandung--Tren busana pengantin tiap tahun mengalami perubahan, karya anak bangsa para desainer selalu memamerkan tren baru yang menarik perhatian publik. Seperti Keniaby Fauzia, Desainer muda Bandung ini memaparkan kreasi gaun pengantinnya di Tahun 2015.



Menurutnya, dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan unsure unsure yang ada tradisionalnya gaun pengantin bisa tampil lebih mempesona



“konsep tradisional saat ini bisa dikombinasikan dengan kontemporer gaun-gaun ala bridal sehingga terlihat lebih elegan, untuk para pengguna hijab misalnya jangan khawatir gaun yang dikenakan tidak sebatas gamis atau kebaya, konsep baru akan membuat para calon pengantin lebih terlihat istimewa,”tuturnya saat ditemui di Pameran Pernikahan Tradisional, Jumat (16/05) kemarin.



Wanita cantik ini memulai karisnya di tahun 2012 berkata, perpaduan warna yang sempurna bisa membuat kesan mewah dan elegan, “Busana pengantin berhijab untuk akad yang biasanya berwarna putih atau broken white, beda halnya untk busana resepsi berwarna warna seperti warna batu mulia, blue sapphire, hijau emerald, merah delima dan ungu ametis,” ungkap mahasiswa STT Tekstil ini.



Bukan itu saja, dengan perkembangan busana fashion Indonesia, rok batik di modifikasi yang biasa terkesan sempit juga bisa dirombak menjadi bridal dan dibuat lebih besar agar penggunanya nyaman dan tidak merasa keterbatasan ruang ketika memakainya.



Namun demikian, untuk yang memiliki tubuh gemuk jangan khawatir Namun, Keniaby bisa menyiasati nya dengan memainkan siluet badan yang menggunakan cara detailing garis tubuh dan menyesuaikan dengan potongan bajunya. (Yuliana A/ BANDOENGNEWS)



Tips Memelihara Lensa


Memelihara Lensa kamera

Lensa kamera DLSR memang merupakan menjadi salah satu faktor yang membantu hasil jepretan kita bagusn atau tidaknya, karena lensa sendiri komponen penting selain body. namun pemakaian yang rutin membuat lensa kita sering terjadi masalah mulai dari tumbuhnya jamur, autofokus yang tidak berfungsi dan masih banyak lagi.

Saya disini hanya ingin sharing ataupun berbagi pengalaman dengan kalian..ada beberapa cara untuk menjaga kondisi lensa supaya tetap berfungsi dengan baik, karena ketika tumbuh jamur disekitar lensa akan membuat hasil jempretan kita terganggu dan terdapat noise

Selain itu permasalahan yang klasil adalah autofokus yang tidak berfungsi, ini memang lazim terjadi pada lensa kamera yang sering dipakai, apa lagi bila car pemakaiannya yang kasar membuat kinerja lensa kalian akan cepat rusak

Ini ada beberapa Tips yang akan saya bagikan bagi kalian :

1. Bersihkan lensa dengan cairan khusus lensa secara rutin baik setelah pemakain ataupun ketika lensa kalian disimpan, dan gunakan lap yang lembut  karena bagi lensa sendiri ketika tidak dipakai akan menumpuknya debu-debu yang akan menjadi awal dari tumbuhnya jamur.

2. Simpan lensa ditempat yang kering, contoh yang baik masukan lensa didalam toples yang khusus kalian beli untuk tempat lensa.

3. Bila tidak mempunya toples, gunakan tas kamera dan gunakan silika untuk menjaga kelembabannya sehingga membantu lensa kalian dari tumbuhnya jamur.

4. Gunakan UV Filter untuk menjaga optik lensa dari sorotan sinar matahari, karena ketika dipakai di bawa terik matahari yang cukup panas akan membuat lensa anda menjadi rusak. maka dari itu gunakan UV Filter sebagai langkah pencegahan.

5. Untuk tahap selanjutnya ketika menyimpan lensa di tas usahakan ubah dari sistem Auto ke Manual, karena kita tidak tahu ketika lensa didalam tas keadaannya bagaimana, sebagai langkah pencegahan lebih baik lensa diubah dulu menjadi settingan Manual untuk menjaga kinerja lensa dalam mengatur Autofokusnya.


Sekian Tips dan Sharing pengalaman saya mengenai pemeliharaan lensa kamera. semoga bermanfaat.

Terimakasih.

TRS : Akan Perketat Pengawasan Untuk Tekan Prostitusi Online


prostitusi online
Bandung -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung melakukan razia ke kamar kos di wilayah Kecamatan Andir, pada Jumat (15/5) malam. Dari kamar kos, tidak banyak yang didapati pasangan di luar nikah, hanya dua pasangan yang dimintai keterangan Satpol PP. Hal tersebut dikemukakan, Kepala Satpol Pp Kota Bandung, Eddy Marwoto.

"Dua pasangan ini nikah siri, mereka cuma diperingati saja," kata dia pada wartawan, Jumat (14/5).

Eddy mengatakan, razia ini dilakukan mengingat saat ini banyak kasus prostitusi ilegal. Menurutnya, kamar-kamar kos bisa diduga menjadi lokasi untuk dijadikan tempat prostitusi ilegal.

"Ini sedang marak-maraknya prostitusi, tentunya kita sasarannya ke tempat-tempat kos," ungkap dia

Diduga ada kebocoran, Satpol PP sendiri hanya sedikit mengamankan beberapa orang terduga prostitusi dan pasangan diluar nikah.

"Tapi ini ada beberapa kemungkinan pada pulang kampung karena besok (hari ini) libur. Kita sudah menyisir beberapa tempat kos dan yang kita temukan sudah dilakukan BAP oleh PPNS," jelas dia.

Maraknya prostitusi membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan pengawasan terlebih ditempat yang diduga dijadikan tempat prostitusi seperti kamar kos.

Selain di wilayah Andir, tempat-tempat kos diwilayah lainnya pun tak luput akan dilakukan hal serupa kedepannya. Pihaknya saat ini tengah memberantas penyakit masyarakat seperti prostitusi ini.

dirinya berjanji, ke 30-kecamatan di Kota Bandung pun akan dilakukan hal serupa mengingat banyak indikasi yang bisa terjadi ditempat-tempat kos terkait prostitusi ilegal ini.

"Seluruh wilayah pasti, tapi kita akan koordinasi dulu dengan kewilayahan soalnya kewilayahan yang lebih tahu kondisinya. Nanti kewilayahan mensurvey ke rumah atau kamar kos diwilayahnya. Kita sifatnya hanya pengamatan dan pengawasan dilapangan," terang dia.

Eddy mengatakan, kamar kos ini memang rawan dialihfungsikan sebagai lokasi prostitusi. Menurutnya, pemilik kos-kosan harus serta merta melakukan pengawasan lebih ketat kepada para penghuninya. Pihaknya pun kedepan akan memberikan penyuluhan kepada para pemilik kos untuk lebih meningkatkan aturan.

"Ini juga supaya ada efek jera dan peringatan bagi para penghuni kos bahwa kita tidak main-main. Penghuni kos harus sesuai dengan tata tertib dan aturan main tempat mereka menghuni. Tempat kos itu hanya untuk tempat tinggal, bukan sebagai tempat diluar kegiatan itu," ungkap dia. (Selfie M/ BANDOENGNEWS)

Tertangkap Basah Mencuri Pencuri Di Vonis Satu tahun penjara




pelaku
Bandung- Hendar tertangkap basah diduga mencuri tas berwarna hijau milik wartawan kompas bernama Indira. Hendar di tangkap oleh satuan pengamanan setempat dan di bawa ke kantor polisi terdekat . kamis (19/3)

Kemarin sore Hendar di adili di pengadilan Negeri Kota Bandung dan telah di di tetapkan statusnya menjadi tersangka dengan barang bukti berupa Tas berwarna hijau, satu unit tablet bermerek Samsung, kaca mata, dan dompet berisi satu juta rupiah. Barang bukti tersebut masih utuh dan masih di amankan.

“Menyatakan terdakwa Hendar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian barang. Menjatuhkan pidana satu tahun penjara” . senin (23/3)

Hendar di jatuhi hukuman satu tahun penjara. Namun Hakim ketua dan Hakim anggota memberikan keringanan hukuman menjadi tujuh bulan penjara. Mengingat hendar baru kali ini mencuri dan berurusan dengan hukum. (Risma T/ BANDOENGNEWS)



Hari Perayaan Tubuh


Hari Perayaan Tubuh


BANDUNG--Komunitas A.W.A.K atau lebih dikenal dengan komunitas tubuh menggelar aksi teatrika di Car Free Day (CFD) Dago, Minggu (29/03).Dalam acaranya ini komunitas tubuh mengajak anggota kamisan untuk ikut berpartisipasi dalam menyuarakan pesan perdamaian dunia melalui kebudayan dan seni.

Perayaan tubuh ini merupakan sebuah pergerakan kebudayaan uang hadir diruang publik yang diinisiasi oleh beberapa kreator muda kota Bandung dari latar belakang ilmu disiplin yang beragam, seperti yang dikatakan salah satu panitia dalam acara ini, Gatot, ia bersama anggota yang lainnya melakukan aksi teatrikal diruang publik sebagai bentuk dukungan komunitas tubuh dalam bentuk penolakan terhadap kekerasan yang terjadi didunia ini dalam bentuk apapun.

"Kami disini melakukan aksi damai dengan media seni, aksi ini sebagai bentuk penolakan kami terhadap sikap diam terhadap kekerasan yang sering terjadi didunia ini. Maka dari itu melalui perayaan tubuh ini kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung aksi anti-kekerasan yang menimpa banyak orang baik berupa fisik atau bullying yang sering terjadi belakangan ini,"ujarnya minggu (29/03).

Dalam aksi perayaan tubuh ini juga sebagai peringatan 10 hari penting Nasional dan Internasional, seperti Hari Perempuan Sedunia, Hari Air Sedunia, Hari Hutan Sedunia, Hari Pantomime Sedunia, Hari Teater Sedunia, Hari Kebahagiaan Sedunia, Hari Musik, Hari Film, Hari Downsyndrome, Hari Bandung Lautan Api.

Selain itu Gatot menambahkan bahwa aksi ini tidak sekedar ceremony dan ia bersama teman-temannya bersama-sama menuangkan gagasan serta merdeka dalam mengeskplorasi tubuh karena tubuh sendiri memiliki hak untuk bebas beraksi didepan public,”Perayaan Tubuh ini tidak sekedar ceremony saja namun banyak makna didalamnya seperti contoh untuk mengingatkan kita akan makna persaudaraan dan kesatuan,”tambahnya.

Acara ini cukup menarik perhatian masyarakat yang mengunjungi Car Free Day Dago, sehingga banyak masyarakat yang menonton aksi perayaan tubuh ini, seperti yang diungkapkan salah satu pengunjung, Diki. Ia bersama teman-temannya datang ke CFD untuk berolahraga namun ia dan temannya penasaran dengan aksi yang dilakukan tepatnya di lampu merah Ganesha ini sehingga ikut menyaksikan aksi yang didukung Kelompok Anak Rakyat (Lokra) Bandung tersebut.

"Ini sebuah aksi yang sangat menarik sehingga kami harus berdesak-desakan untuk menyaksikannya, tadi saya melihat mereka melakukan pantomim dan aksi teatrikal dengan beberapa pesan yang mereka sampaikan melalui tulisan dengan pesan pedamaian dikertas-kertas yang mereka pegang,"ungkapnya. (Rizal Fadillah S)






Kamis, 14 Mei 2015

Riuang Suanten Jurnalistik tampil lomba Paduan Suara








Bandung --- Paduan Suara Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik (RSJ) Riungan Suanten Jurnalistik akan tampil di perlombaan yang di adakan oleh UKM Paduan Suara Mahasiswa di Auditorium lama UIN SGD Bandung, (15/05). Presiden Mahasiswa Ilmu Komunikasi Jurnalistik Dea Andriyawan menghimbau kepada warga Jurnalistik untuk mendukung RSJ dengan cara mendoakan.

“Minta doanya supaya lancar dan bisa membanggakan jurnalistik dengan pulang membawa kemenangan,” adalah barisan kata-kata dalam kalimat yang di sebar lewat Blackberry Massanger (Broadcast). Selain itu Dea meminta kepada warga Jurnalistik untuk melihat penampilan RSJ pada pukul 18.30.

RSJ adalah Paduan Suara yang baru berumur dua tahun ini sempat juga membawa piala atas kemenangannya menjuarai lompa paduan suara antar jurusan tahun lalu yang di adakan oleh PSM UIN SGD Bandung. (Siti Nuraeni Agustia/ BANDOENGNEWS)

Kamis, 19 Februari 2015

Mahasiswa, Keluhkan Beasiswa Dipa


keluhkan beasiswa dipa
Dokumen.net

Proses sosialisasi perihal beasiswa Daftar Isian Pengguna Anggaran (DIPA) dikeluhkan mahasiswa UIN SGD Bandung, keluhan datang dari salahsatu mahasiswa Jurusan Jurnalistik, Hamidah Prawesti. Ia menyesalkan kepada pihak fakultas yang menurutnya tidak mensosialisasikan beasiswa tersebut sejak jauh-jauh hari.

”Saya yang baru tahu datang ke Fakultas dan ternyata formulir sudah habis.” ujarnya.

selain itu dia menyayangkan pembagaian formulir beasiswa tersebut tidak merata. "Informasinya tidak merata," sesalnya.

Lain halnya dengan Hamidah, Ridha Sabrina cukup puas dengan informasi yang disampaikan pihak Fakultas Saintek melalui grup jejaring sosial, “Pemberitahuan juga disampaikan melalaui papan pengumuman.” ujar mahasiswa Tekhnik Informatika tersebut.

Perbedaan sosialisasi tiap fakultas tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan, Asep Saepudin Malik menegaskan bahwa seleksi dan sosialisasi yang berhak adalah pihak Fakultas masing-masing. “Kami hanya mendistribusikan, menunggu, merekap, mendata, tidak menyeleksi, dan tidak juga mensosialisasikan,” ujar Asep. (Siti Nuraeni Agustia/BandoengNews)

Pages